SIFAT ROHMAT ROSULULLAH SAW PADA UMATNYA...
Diantara sifat rohmat Rosulullah saw pada ummatnya adalah kegigihan dan kesungguhan beliau dalam menjaga agar tidak diwajibkan atas ummatnya sesuatu yang berat bagi mereka untuk melaksanakannya, Rosulullah saw mengurangi dalam menekuni sebagian perbuatan2 sunnah bukan karena enggan untuk melakukannya. Sungguh Rosulullah saw menemukan penyejuk mata dan kebahagian hatinya dalam beribadah. Akan tetapi beliau khawatir sunnah2 tersebut menjadi wajib atas ummatnya, sebagaimana Rosulullah saw tidak menyukai salah seorang dari sahabatnya banyak bertanya tentang sesuatu yang sudah diluaskan karena khawatir akan dipersempit dan diberatkan atas mereka sesuatu yang telah dipermudah dan diluaskan oleh Allah swt. Dalam hal ini Rosulullah saw telah bersabda :
«ذَرُونِـي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّـمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِـهِمْ وَاخْتِلاَفِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَمَا أَمَرْتُكُمْ فَائْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ»
Biarkanlah aku apa yg telah kutinggalkan kalian. Karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah binasa karena mereka banyak bertanya, dan mereka berselisih dengan para nabi mereka. Apa yg telah kularang kalian untuk melakukannya maka berhentilah dan apa yang telah kuperintahkan kalian, maka kerjakanlah semampu kalian...
Dalam hadits lain beliau saw juga bersabda :
«إِنْ اللَّهَ فَرَضَ فَرَائِضَ فَلاَ تُضَيِّعُوهَا وَحَدَّ حُدُودًا فَلاَ تَعْتَدُوهَا وَنَهَى عَنْ أَشْيَاءَ فَلاَ تَنْتَهِكُوهَا وَسَكَتَ عَنْ أَشْيَاءَ رُخْصَةً لَكُمْ لَيْسَ بِنِسْيَانٍ فَلاَ تَبْحَثُوا عَنْهَا».
Sesungguhnya Allah swt telah mewajibkan kewajiban kewajiban maka janganlah kalian menyia-nyiakannya, Allah telah memberikan batasan-batasan, maka janganlah kalian melampaui nya, Allah swt telah melarang beberapa perkara, maka janganlah kalian menodainya dan Allah swt telah mendiamkan beberapa perkara sebagai keringanan bagi kalian, bukan lupa maka janganlah kalian membahasnya.....
Sungguh sifat rohmat Rosulullah saw pada kaum mu'min telah sampai pada batasan bahwa beliau saw pernah sangat marah ketika muncul dari sebagian orang dengan tindakan kekerasan/memberatkan pada orang lain.
Suatu kali beliau mendengar bahwa sebagian sahabat memperpanjang sholat ketika ia menjadi imam. Kemudian Rosulullah saw marah padanya...
رَوَى البُخَارِيُّ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِـي حَازِمٍ عَنْ أَبِن مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّـي لأَتَأَخَّرُ عَنِ الصَّلاَةِ فِـي الْفَجْرِ مِـمَّا يُطِيلُ بِنَا فُلاَنٌ فِيهَا. فَغَضِبَ رَسُولُ اللَّهِ مَا رَأَيْتُهُ غَضِبَ فِـي مَوْضِعٍ كَانَ أَشَدَّ غَضَبًا مِنْهُ يَوْمَئِذٍ ثُـمَّ قَالَ «يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ مِنْكُمْ مُنَفِّرِينَ، فَمَنْ أَمَّ النَّاسَ فَلْيَتَجَوَّزْ، فَإِنَّ خَلْفَهُ الضَّعِيفَ وَالْكَبِيـرَ وَذَا الْـحَاجَةِ»
Imam bukhori telah meriwayatkan dari Qois bin Abi Hazim dari sahabat Ibnu Mas'ud rodliyallah 'anhu beliau berkata : seorang lelaki berkata pada Rosulullah saw: wahai Rosulullah...sesungguhnya aku tidak ikut sholat jama'ah shubuh karena sifulan yg menjadi imam kami lama sholatnya(panjang bacaannya). Rosulullah saw kemudian marah dan aku tidam pernah melihat beliau marah disebuah tempat yang melebihi marahnya beliau saw ketika itu. Kemudian beliau bersabda: wahai manusia sesungguhnya diantara kalian ada orang-orang yang membuat orang lari. maka barangsiapa yang menjadi imam, maka hendaklah ia meringankan sholatnya, karena dibelakangnya ada orang yang lemah, orang tua dan orang yang punya hajat/keperluan....
Sungguh tabi'at nya Rosulullah saw yang mulia selalu condong pada memudahkan dan meringankan...
Suatu hari Rosulullah saw melihat seorang tua yang dituntun di antara kedua anaknya. Beliau saw bersabda: kenapa ini? Mereka (anak anak orang tua itu) menjawab: ia telah bernazar untuk berjalan kaki ke ka'bah. Beliau saw bersabda: sesungguhnya Allah swt tidak membutuhkan penyiksaan diri dari org ini. Beliau lalu menyuruhnya agar naik kendaraan...
Maka tidak heran kalau jika Allah swt menyifati beliau saw dengan 2 nama dari nama-namaNYA dan 2 sifat dari sifat2NYA. Allah swt telah berfirman :
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (ATTAUBAH 128)
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ، ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ، ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ، ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ
ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar