Laman

Selasa, 19 April 2016

KISAH IMAM SYAFI'I DAN PUTRINYA IMAM AHMAD BIN HAMBAL

KISAH IMAM SYAFI'I DAN PUTRINYA IMAM AHMAD BIN HAMBAL


زار الإمام الشافعي رحمه الله تعالى الإمام أحمد بن حنبل ذات يوم في داره ، وكانت للإمام أحمد ابنة صالحة تقوم الليل وتصوم النهار وتحب أخبار الصالحين والأخيار ، وتود أن ترى الشافعي لتعظيم أبيها له ، فلما زارهم الشافعي فرحت البنت بذلك ، طمعاً أن ترى أفعاله وتسمع مقاله .

Suatu hari Imam Syafi'i -semoga Allah merahmatinya- berkunjung kerumah Imam Ahmad bin Hambal.
Imam Ahmad mempunyai seorang putri yg sholihah, kalo malam beribadah, siang berpuasa dan menyukai kisah orang2 sholih dan pilihan.
Putri beliau ini ingin sekali melihat lmam Syafi'i secara langsung sebab sang ayah sangat menghormatinya.
Ketika Imam Syafi'i berkunjung kerumah mereka, sang putri merasa sangat senang dan berharap bisa melihat apa saja yang di kerjakan imam Syafi'i serta mendengar ucapan2nya.

وبعدما تناول طعام العشاء قام الإمام أحمد إلى صلاته وذكره ، والإمام الشافعي مستلقٍ على ظهره ، والبنت ترقبه إلى الفجر ، وفي الصباح قالت بنت الإمام أحمد لأبيها :
يا أبتاه ... أهذا هو الشافعي الذي كنت تحدثني عنه ؟
قال : نعم يا ابنتي .

Setelah selesai makan malam bersama, Imam Ahmad menuju tempat sholat untuk melakukan sholat dan dzikir, Imam Syafi'i tiduran terlentang, sedangkan sang putri selalu mengawasi Imam Syafi'i sampai fajar.
Di pagi hari, sang putri berkata kepada ayahnya :
" wahai ayahku...Apakah benar dia ini Imam Syafi'i yg engkau ceritakan padaku dulu ? "
Imam Ahmad : " benar anakku .."

فقالت : سمعتك تعظم الشافعي وما رأيت له هذه الليلة .. لا صلاة ولا ذكراٍ ولا ورداً؟
وقد لا حظت عليه ثلاثة أمور عجيبة ، قال : وما هي يا بنية ؟
قالت : أنه عندما قدمنا له الطعام أكل كثيراً على خلاف ما سمعته عنه ، وعندما دخل الغرفة لم يقم ليصلي قيام الليل ، وعندما صلى بنا الفجر صلى من غير أن يتوضأ .

Putri : " aku mendengar bahwa engkau menghormati Imam Syafi'i, tapi apa yg aku lihat tadi malam dia...tdk sholat, tidak dzikir tidak pula wirid ?
dan aku juga melihat ada 3 hal yg aneh "

Imam Ahmad : " apa saja 3 hal itu, wahai annaku ? "
Putri : " ketika kita sajikan makanan kepada Imam Syafi'i, dia makan banyak sekali dan ini berbeda dengan yg ku dengar,
ketika masuk kamar, dia tidak beribadah sholat malam, dan ketika sholat subuh bersama kita, dia sholat tanpa wudlu ."

فلما طلع النهار وجلسا للحديث ذكر الإمام أحمد لضيفه الإمام الشافعي ما لاحظته ابنته ، فقال الإمام الشافعي رحمه الله :
يا أبا محمد لقد أكلت كثيراً لأنني أعلم أن طعامك من حلال ، وأنك كريم وطعام الكريم دواء ، وطعام البخيل داء ، وما أكلت لأشبع وإنما لأتداوى بطعامك ، وأما أنني لم أقم الليل فلأنني عندما وضعت رأسي لأنام نظرت كأن أمامي الكتاب والسنة ففتح الله عليّ باثنتين وسبعين مسألة من علوم الفقه رتبتها في منافع المسلمين ، فحال التفكير بها بيني وبين قيام الليل ،

Ketika agak siang dan mereka berbincang2, Imam Ahmad berkata kepada Imam Syafi'i tentang apa yang dilihat oleh putrinya, lalu Imam Syafi'i -semoga Allah merahmatinya- berkata :
" wahai aba Muhammad , aku memang semalam banyak makan karena aku tahu bahwa makananmu adalah halal dan engkau adalah orang mulia sedangkan makan orang mulia adalah obat, kalau makanan orang bakhil adalah penyakit, jadi, aku makan bukan untuk kenyang tapi untuk berobat dengan makananmu.
adapun semalam aku tidak sholat malam, hal itu dikarenakan ketika aku melatakkan kepalaku utk tidur, aku melihat seolah olah al qur'an dan hadits berada di depanku, kemudian Allah membukakan kepadaku 72 masalah ilmu fiqih yg kususun untuk kemaslahatan muslimin, maka memikirkan ilmu inilah yang menghalangi antara diriku dan sholat malam.

وأما أنني صليت بكم الفجر بغير وضوء ، فوالله ما نامت عيني حتى أجدد الوضوء . لقد بقيت طوال الليل يقظاناً ، فصليت بكم الفجر بوضوء العشاء . ثم ودّعه ومضى .
فقال الإمام أحمد لابنته : هذا الذي عمله الشافعي الليلة وهو نائم ( أي مستلقٍ ) أفضل مما عملته وأنا قائم .

Adapun ketika sholat subuh bersama kalian aku tidak wudhlu, maka demi Allah tidaklah kedua mataku tertidur hingga aku butuh memperbaharui wudhlu.
semalam suntuk aku terjaga, jadi aku sholat subuh bersama kalian dengan wudhu sholat Isya' ."

Kemudian Imam Syafi'i berpamitan dan pulang.
Imam Ahamd berkata kepada putrinya :
" yang di kerjakan oleh oleh Imam Syafi'i semalam dalam keadaan tiduran, lebih utama daripada apa yang kukerjakan sambil sholat malam ."

------------------------------------------------------------------

 Imam Nawawi dalam kitab Al Majmu' menukil Dawuhnya Imam Syafi'i :

قَالَ الشَّافِعِيُّ رَحِمَهُ اللَّهُ : طَلَبُ الْعِلْمِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ النَّافِلَةِ ، وَقَالَ : لَيْسَ بَعْدَ الْفَرَائِضِ أَفْضَلُ مِنْ طَلَبِ الْعِلْمِ

Imam Syafi'i - semoga Allah merahmatinya- berkata :
" Mencari ilmu lebih utama daripada sholat sunnah, Setelah ibadah2 fardhu tidak ada yg lebih utama daripada mencari Ilmu ."

wallohu a'lam.

Senin, 18 April 2016

SAYYIDUS SHALAWAT

SAYYIDUS SHALAWAT

          Langit yang gelap - gulita diselimuti malam, tiba-tiba terang oleh cahaya dari segala penjuru. Dan nan jauh di sana, sesosok insan yang telah memenuhi hari-harinya selama 30 tahun hanya beribadah kepada Allah SWT.

Menerima  suhuf dari cahaya yang di dalamnya terbentang rangkaian kata dari cahaya pula membentuk sebuah doa yang akan menjadi pelebur dosa-dosa umat manusia di akhir zaman.

Dengan ribuan malaikat sebagai pengiring dan pembawanya, untuk di anugerahkan kepada salah seorang cucu manusia paling sempurna di muka bumi, cucu tercinta nabi dan kekasih Allah SWT. Yaitu Sayyid Muhammad Al- Baqir.

         Setelah sekian lama dalam masa 30 tahun beliau berkhalwat dan hanya beribadah kepada sang Khalik, akhirnya di anugerahkan kepadanya kalimat doa berbentuk shalawat yang merupakan inti sari dari seluruh shalawat yang pernah ada di jagat raya, Shalawat Fatih.

        Shalawat Fatih juga diterima langsung oleh Sayyid Syaikh Ahmad bin Muhammad Al- Tijani dari Rasulullah dalam keadaan jaga, bukan dalam mimpi, ketika beliau berusia 30 tahun.

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ، ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ، ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ، ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ
ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ .
Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammaddinil Fatihi Lima Ughliqo Wal Khotimi Lima Sabaqo, Nashiril Haqqi Bil Haqqi Wal Hadi Ila Shirotikal Mustaqim Wa Ala Alihi Haqqo Qodrihi Wa Miq Darihil Adzim.

Artinya: “ Ya Allah berikanlah shalawat kepada penghulu kami Nabi Muhammad yang membuka apa yang tertutup dan yang menutupi apa-apa yang terdahulu, penolong kebenaran dengan kebenaran yang memberi petunjuk ke arah jalan yang lurus. Dan kepada keluarganya, sebenar-benar pengagungan padanya dan kedudukan yang agung ”.

         Di antaranya beliau menuturkan, bahwa satu kali Shalawat Fatih yang dibaca dengan ikhlas akan menjadi penebus dari neraka. Dan Beliau R.A berkata :"Apabila seseorang membaca satu Shalawat Fatih kemudian tidak masul ke dalam surga, maka campakkan aku ke hadapan  Allah SWT." Hal serupa juga dijanjikan oleh oleh Syaikh Mansyur:"Apabila ternyata orang yang membaca satu kali Shalawat Fatih yang penuh berkah ini masuk neraka, maka hendaklah dia mencampakkan dan memprotes diriku di hadapan Allah SWT."

         Membicarakan keutamaan - keutamaan Shalawat Fatih memang tidak akan ada habisnya. Bahkan jika lautan dijadikan tinta,seluruh kertas di muka bumi dijadikan lembaran untuk menuliskan keutamaannya, tidak akan pernah cukup. Karena hal tersebut sama dengan mencoba menyelam dalam samudera ilmu Allah SWT.

          Rasulullah SAW pernah menyampaikan kepada syaikh Ahmad Al-Tijani, bahwa pada permulaannya satu kali Shalwat Fatih sama nilainya dengan 600.000 kali shalawat biasa. Kemudian terjadilah dialog antara Syaikh Ahmad yang bertanya lebih lanjut kepada Rasulullah SAW. Mengenai keutamaan Shalawat Fatih." Ya Rasulullah, apakah dari nilai 600.000 tersebut seperti shalawat yang dibaca sendiri ?"

         Rasulullah SAW menjawab:" Ya betul. Dari satu Shalawat Fatih yang nilainya sama dengan 600.000 shalawat, tetap akan memperoleh pahala yang telah dijanjikan dari tiap-tiap Shalawat."Ya Rasulullah, apakah dari tiap shalawat  tersebut Allah SWT, akan menciptakan malaikat berbentuk burung sebagaimana janji yang telah disabdakan dalam hadis, bahwa dari tiap shalawat akan tercipta malaikat burung dengan 70.000 sayap. Ataukah dari satu kali Shlawat Fatih akan tercipta 600.000 malaikat burung sesuai dengan sifat-sifatnya. Di mana pahala tasbih yanh diucapkan malaikat-malaikat tersebut  akan diberikan kepada orang yang telah membaca Shlawat. Rasulullah SAW bersabda:"Dari satu Shalawat Fatih  Allah akan menciptakan 600.000 malaikat burung sesuai sifat-sifatnya."

         Syaikh ahmad Al- Tijani menuturkan, bahwa satu  malaikat burung memiliki 70.000 sayap dan mulut yang berjumlah 1 juta biliun  dan ditambah 680 ribu biliun ditambah 700 ribu triliun. Dan dari setiap mulut akan bertasbih mensucikan Allah SWT.

Dengan 70.000 bahasa dalam hitungan detik. Dan pahalanya akan dianugerahkan bagi oranh yang telah membaca tiap satu shalawat, di luar shalawat Fatih. Adapun untuk satu kali Shalawat Fatih Allah akan menciptakan 600.000 malaikat burung sesuai sifat-sifat di atas. Maha suci allah yang telah mengutamakan sebagai hamba-hamba-Nya di atas yang lain.

         Di kecualikan bahwa satu Shalawat Fatih sama nilainya dengan 600.000 shalawat biasa, satu shalawat fatih juga sama seperti 600.000 shalawat yang telah dibaca oleh tiap malaikat, manusia, dan jin sejak permulaan mereka diciptakan Allah SWT. Sampai batas waktu seseorang berdzikir Shalawat Fatih. Demikian terus-menerus sesuai jumlah Shalawat Fatih yang dibaca. Dengan menisbatkan bacaan yang pertama sebagai bagian dari yang kedua dan seterusnya, sehingga orang yang berdzikir berhenti atau meninggal dunia. Adapun selain malaikat,  manusia, dan jin dari makhluk-makhluk Allah yang lain per satu shalawat akan dinilai 6.000 shalawat mereka, baik berbentuk doa- doa atau pun dzikir.

         Menurut Syaikh Ahmad R.A. pahala-pahala tersebut akan terus bertambah dari 600.000 menjadi 1.200.000 dan menjadi 1.800.000 dan begitu seterusnya sejak seseorang memulai berdzikir shalawat Fatih. Yaitu terhitung mulai dia diberikan izin oleh Syaikh Ahmad R.A . Dalam tarekatnya. Bersama dengan adanya keyakinan kuat bahwa Shalawat Fatih bukanlah karangan Sayyid Muhammad Al-Baqir R.A atau seseorang karena ilmunya, melainkan meyakini betul bahwa Shalawat Fatih adalah Firman Allah SWT. Jika demikian halnya, maka dia akan memperoleh kelipatan pahala yang dijanjikan. Bukan hanya dalam setiap kali bacaan, bahkan dalam tiap tarikan nafasnya.

         Setiap tarikan nafasnya orang yang berdzikir akan dinilai 600.000 dari tiap zikir yang ada di alam semesta. Dan ini berlaku tanpa ada batas.

        Di samping itu allah juga akan melipat gandakan dan memberikan shalawat kepadanya sepuluh kali sebagaimana dipahami. Allah senantiasa menganugerahkan untuk hamba-hamba Nya yang dicintai.

 Juga akan mendapatkan balasan shalawat dari Sayyidul Wujud Rasulullah SAW Sepuluh kali. Diampuni seluruh dosa-dosanya baik yang besar ataupun yang kecil. Dan anugerah-anugerah lain yang akan diberikan Allah SWT tanpa dapat dihitung seperti titik air di samudera.

       Fadlilah Shalawat Fatih lainnya yang ditanyakan syaikh Ahmad R.A kepada Rasulullah SAW ketika beliau diperintahkan untuk mengamalkannya adalah bahwa satu kali Shalawat Fatih menyamai 6 kali khatam Al-Quran.

Menyamai seluruh tasbih yang terjadi di seluruh jagat raya,seluruh zikir dan doa-doa dan 6.000 Al-Quran. Dengan alasan karena Al-Quran termasuk dalam cakup zikir yg dibaca.

       Seseorang yang melanggengkan membaca Shalawat Fatih,selain seluruh dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT baginya juga akan meninggal dalam khusnul khatimah dengan membawa islam dan iman.

          Islam adalah satu-satunya agama yang akan diterima di sisi Allah SWT. Sebagai anugerah saat menjelang maut sebelum menyongsong kehidupan lain yg di sana mempunyai dua kemungkinan : alam yang terang oleh pancaran cahaya ataukah alam yang gelap gulita.

          Syaikh Ahmad R.A juga menuturkan bahwa berkah dan tsawwab seseorang yang senantiasa membaca shalawat atas Rasulullah SAW. Akan mengalir sampai kepada anak cucunya. Dan Shalawat Fatih adalah salah satu jaminan untuk memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat bagi yang melanggengkannya. Perkataan "langgeng" ini pun diartikan oleh beliau sebagai membaca Shalawat Fatih satu kali setiap harinya. Maka dia akan meninggal dengan membawa iman secara pasti.

         Bagi seseorang yg ingin berjumpa dengan Rasulullah SAW. Hendaknya membaca Shalawat Fatih 1.000 kali pada malam kamis, atau jumat atau senin. Dengan terlebih dahulu melakukan shalat hajat 4 rakaat yang dijadikan 2 kali salam. Pada rakaat pertama setelah Fatiha membaca Surah Al-Qadr 3 kali. Pada rakaat keduanya membaca surah Al-Zalzalah 3 kali. Pada rakaat keduanya membaca surah Al-Kafirun. Dan pada rakaat keempat membaca surah Al-Mu'awwidzatain 3 kali. Maka sesungguhnya dia telah berkumpul dengan Rasulullah SAW.

         Untuk memperoleh anugerah-anugerah pahala tersebut seseorang harus terlebih dahulu memperhatikan beberapa kriteria yang mesti dilakukan,  antara lain :

1.  Ada izin dari syeikh Ahmad R.A. ataupun Wasilahnya/ muqaddamnya dalam tarekat.

2. Meyakini bahwa Shalawat Fatih adalah Firman Allah / Kalamullah yang datang dari Hadlratul Qudsiyyah, Allah Yang Maha Suci.

3. Menghadirkan diri di hadapan Allah.

4. Meresapi makna yang terkandung dalam hati.

5. Meyakini bahwa Allah akan membalas tiap Shalawat yang disjmpaikan kepada Nabi Muhammad SAW.

6. Meyakini Rasulullah sebagai manusia paripurna sebagai A'innya zat, sirr-nya dan sirr-nya seluruh yang wujud.

7. Meyakini Allah itu lebih dekat daripada urat lehernya sendiri.

8. Menghadirkan lafal shalawat.

9. Adanya keinginan yang kuat di dalam jiwa.

10. Niat untuk mengagungkan Allah SWT dan Rasul-Nya tidak karena yang lain
   
       Apabila dalam membaca shalawat seseorang telah mengekspresikan dan berniat demikian, maka satu shalawatnya yang telah melekat dalam jiwa nilainya sebanding dengan 100.000 kali. Dan pahalanya akan diperuntukkan baginya,serta dihapus seluruh dosa-dosanya.

       Sebegitu hebatnyakah keutamaan membaca shalawat ?

Sesungguhnya ini belum seberapa yang dituangkan. Masih bermiliar-miliar lagi fadhilah/ keutamaan/ keagungan membaca shalawat, khususnya shalawat fatih.

         Betapapun mesti kita akui, shalawat merupakan salah satu perintah Allah SWT kepada umat manusia yang beriman kepada-Nya. Bahkan tidak ada satu perintah pun di dalam Al-Quran atau hadis yang sebelumnya didahului dengan pemberitaan, bahwa Allah SWT mengerjakan perintah itu, kecuali perintah bershalawat. Allah SWT berfirman di dalam Al-Quran :

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

" Sesungguhnya Allah dan malaikat - malaikat- Nya bershalawat kepada Nabi. Hai orang - orang yang beriman!   Bershalawatlah kalian kepadanya dan ucapkanlah salam ksesejahteraan ke padanya ( QS Al- Ahzaja [33]:56).

WALLAHU A'LAM

Senin, 11 April 2016

TEMAN

TEMAN


Jika engkau berteman dengan para pecinta dunia, mereka akan menyeretmu untuk mencintai dunia. Jika engkau berteman dengan para pecinta Akhirat, maka mereka akan membawamu untuk mencintai Allah swt. Rasulullah saw bersabda

يحشر المرء على دين خليله, فلينظر أحد كم من يخالل

Seseorang akan dikumpulkan sesuai dengan agama temannya, oleh karena itu, setiap orang dari kalian hendaknya memperhatikan siapa yang ia jadikan sebagai teman.( HR. tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dengan matan berbeda ).

Sebagaimana ketika akan makan engkau memilih makanan yang enak dan tidak berbahaya dan juga ketika akan menikah kau pilih wanita cantik, maka ketika akan berteman pilihlah orang yang dapat menunjukkan kepadamu jalan menuju keridhaan Allah Subhaanahu wa Ta'alaa.

Ketahuilah, sesungguhnya kamu memiliki tiga teman :

1. Harta, ia akan meninggalkanmu saat kau mati.


2. Keluarga, mereka akan meninggalkanmu sendirian di dalam kubur.


3. Amal, ia tidak akan pernah meninggalkanmu.

Oleh karena itu, pilihlah teman yang tidak akan meninggalkanmu sendirian di dalam kubur dan akan selalu menghiburmu ( yaitu amal shaleh ).

Jumat, 08 April 2016

BANGUN TIDUR PAGI MIKIRIN APA ?

BANGUN TIDUR PAGI MIKIRIN APA ?

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang bangun di pagi hari namun hanya dunia yang dipikirkan, hingga seolah-olah dia tidak melihat hak Allah dalam dirinya, maka Allah akan menanamkan penyakit:

1. Kebingungan yang tiada putusnya,
2. Kesibukan yang tidak ada ujungnya,
3. Kebutuhan yang tidak terpenuhi,
4. keinginan yang tidak tercapai”.
( HR. Ath Thabrani).

Karenanya tidak heran, jika dipagi hari yang cerah ini, banyak orang bingung, resah, gelisah, takut & berbagai penyakit dunia lainnya, karena pikirannya hanya untuk dunia

Solusinya :

Mulailah pagi hari kita dengan menjaga hak Allah & bersyukur karena Allah masih memberi umur dan kesempatan utk hidup sehingga Allah akan menjaga dunia kita.

Rasulullah bersabda :

“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim).

"Barangsiapa yg shalat subuh maka dia berada dlm jaminan Allah ”
(HR. Muslim).

Lalu tutup pagi kita dgn Shalat Dhuha, bersedekah utk 360 persendianmu, maka Allah akn mencukupi kita hingga sore hari.

Allah ta’ala berfirman dalam hadits Qudsi:

"Wahai anak Adam, jangan-lah engkau tinggalkan 4 raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad ),

Betapa tenang dan damainya pagi hari jika kita mulai dg memelihara hak Allah.

Semoga Bermanfaat.